Program Puspaga Go To School, Upaya Pemkab Lutim Ciptakan Lingkungan Sekolah Ramah Anak
LINISULSEL.COM, LUTIM – Pembangunan sektor pendidikan merupakan prioritas Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim).
Selain pembenahan fisik bangunan sekolah, Pemkab Lutim juga berusaha menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak melalui program “Puspaga Go To School.”
Pekan ini, Pemkab Lutim melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Lutim resmi memulai program “Puspaga Go To School.”
Program ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan dan Anak bersama Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).
Pada hari pertama, sosialisasi dilakukan di SD 146 Maleku dan SD 147 Wonorejo.
Kepala Dinsos P3A Luwu Timur, Masdin, yang hadir membuka kegiatan ini menegaskan pentingnya menghadirkan sekolah sebagai ruang yang aman dan nyaman bagi anak.
“Sekolah harus menjadi tempat kedua setelah rumah yang mendukung tumbuh kembang anak. Tidak boleh ada kekerasan, perundungan, maupun diskriminasi,” tegas Masdin.
Ia menambahkan, melalui program ini diharapkan anak-anak memahami haknya dan berani melapor jika merasa tidak aman.
Sedangkan Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan dan Anak, Ramlah Muhammad Djono, menjelaskan bahwa materi disesuaikan dengan jenjang pendidikan.
“Untuk tingkat SD, fokus diberikan pada pengenalan hak anak, etika pertemanan, serta cara melapor jika mengalami kekerasan. Metode yang digunakan bersifat interaktif, seperti diskusi, simulasi, dan sesi konsultasi singkat,” jelas Ramlah.
Program ini mendapat respons positif dari pihak sekolah karena dinilai membantu meningkatkan pemahaman tentang perlindungan anak sekaligus memperkuat peran guru dalam mendeteksi potensi kekerasan sejak dini.
Sosialisasi program ini menyasar 30 sekolah yang terdiri dari 10 SD, 10 SMP, dan 10 SMA di seluruh wilayah Luwu Timur.
Sosialisasi dilakukan di SD 146 Maleku dan SD 147 Wonorejo pada hari pertama.
Sosialisasi hari kedua berlangsung di SD 210 Maliwowo dan SD 211 Tawakua, Selasa (26/05/2026). (*)

