Gelar Seleksi Ketat, Luwu Timur Jaring 74 Pelajar Terbaik untuk Paskibraka 2026
LINISULSEL.COM, LUTIM – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi memulai rangkaian seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026.
Berpusat di Aula Kesbangpol Luwu Timur pada Kamis (02/04/2026), kegiatan ini menjadi langkah awal persiapan menyambut Upacara Peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus mendatang.
Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahapan krusial. Para peserta menjalani Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai tahap kedua, yang hasilnya langsung diumumkan secara transparan melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka. Peserta yang dinyatakan lolos langsung berhak melaju ke tahap ketiga, yaitu Tes Intelegensi Umum (TIU).
Kepala Badan Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latief, menegaskan bahwa seluruh proses penyaringan ini berjalan dengan sangat ketat dan objektif.
“Seleksi ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, serta tanggung jawab. Kami berharap peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh,” tegas Salam Latief.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia yang telah merancang seluruh tahapan secara sistematis dan terukur demi menjaring putra-putri terbaik daerah.
Persaingan Ketat Menuju Kuota Terbatas
Tahun ini, antusiasme pelajar terbilang sangat tinggi. Tercatat sebanyak 128 siswa-siswi tingkat SLTA sederajat se-Luwu Timur mendaftarkan diri, yang terdiri dari 75 peserta laki-laki dan 53 peserta perempuan. Namun, persaingan dipastikan sengit karena kuota yang tersedia sangat terbatas.
-
Kuota Kabupaten Luwu Timur: 70 orang
-
Kuota Provinsi Sulawesi Selatan: 4 orang
Untuk menjaga netralitas dan kualitas hasil seleksi, Kesbangpol menggandeng unsur TNI dan Polri sebagai tim penguji. Mereka adalah Serma Yoseph Muktyo (Personil Kodim 1403-15/Malili) dan Rezky RB. Bekti (Polres Luwu Timur).
Alur Seleksi Lanjutan
Salam Latief menambahkan, setelah melewati Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PWK) serta TIU, para peserta tidak bisa bersenang-senang dulu. Perjalanan mereka masih panjang karena harus menghadapi serangkaian tes fisik dan mental lainnya, meliputi:
-
Seleksi kesehatan dan parade.
-
Seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan kesamaptaan.
-
Seleksi kepribadian hingga wawancara akhir.
Tujuan utama dari rangkaian panjang ini bukan sekadar baris-berbaris, melainkan untuk membina karakter kepemimpinan, keterampilan, kedisiplinan, serta mencetak kader muda yang berintegritas tinggi.
Torehan Nilai Sempurna dari Peserta
Di tengah ketatnya persaingan, muncul cerita inspiratif dari salah satu peserta asal SMAN 6 Luwu Timur, Kadek Selviani. Ia berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna 100 pada Tes Wawasan Kebangsaan dan skor 85 pada Tes Intelegensi Umum.
“Alhamdulillah, hasil ini tidak lepas dari doa orang tua serta persiapan belajar yang sungguh-sungguh. Saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik di tahapan selanjutnya,” ungkap Kadek dengan rasa syukur dan optimisme tinggi.

