Kesbangpol dan PKK Lutim Beri Edukasi Bahaya Narkoba pada Pelajar SMA Sederajat
LINISULSEL.COM, LUTIM – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Aula Kantor Kecamatan Mangkutana, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Timur bekerja sama dengan Pokja 1 PKK Kabupaten Luwu Timur.
Sosialisasi ini merupakan wujud komitmen Pemkab Lutim dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Mengusung tema “Wujudkan Sekolah Bersih Narkoba (BERSINAR) Demi Masa Depan Gemilang untuk Luwu Timur Maju dan Sejahtera”, sosialisasi ini menyasar kalangan pelajar serta pihak sekolah sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan.
Kegiatan ini digelar selama dua hari. Pada hari pertama di Zona 1 meliputi SMA Sederajat Wilayah Kec. Burau, Wotu, Mangkutana, Tomoni, Tomoni Timur , Kalaena, dan Angkona.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kaban Kesbangpol, Salam Latief, didampingi Sekretaris TP PKK Luwu Timur, Asriani yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten, Camat Mangkutana, serta para pemateri dari unsur Polri, Nasruddin, S.H., M.H., dan Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Andi Muhammad Ryas Yunus, S.H., M.Kn.
Dalam sambutannya, Salam Latief, menegaskan pentingnya peran bersama dalam melindungi pelajar dari bahaya narkoba yang semakin mengkhawatirkan.
“Kegiatan ini menjadi langkah konkret kita dalam memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya narkoba, sekaligus memperkuat peran sekolah dan keluarga sebagai benteng utama pencegahan,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar tentang bahaya narkoba, mendorong peran keluarga dalam pencegahan, serta memperkuat keterlibatan PKK dalam edukasi masyarakat.
Sekretaris TP PKK Luwu Timur, Asriani, menekankan bahwa narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda yang harus dihadapi bersama.
“Sosialisasi ini kami lakukan karena narkoba merupakan musuh yang sangat berbahaya dan kini mengintai pergaulan anak-anak kita. PKK akan terus bersinergi dengan sekolah dan instansi terkait agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan terhindar dari bahaya narkoba,” ungkap Asriani.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, pelajar Luwu Timur mampu menunjukkan jati diri sebagai generasi yang cerdas, berkarakter kuat, serta tegas menolak narkoba.
“Harapan kami, setelah sosialisasi ini, pelajar Luwu Timur dapat membuktikan bahwa mereka adalah generasi yang cerdas, berkarakter, dan berani mengatakan tidak pada narkoba,” pungkasnya. (*)

