Ukur Kepuasan Masyarakat, Bapperida Luwu Utara FGD SKM

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Luwu Utara bekerja sama dengan Metadata Institute menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Seminar Awal Survei Kepuasan Masyarakat yang berlangsung di Aula Bapperida, Senin (15/6/2026).

LINISULSEL.COM,LUWUUTARA – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Sebagai langkah awal, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Luwu Utara bekerja sama dengan Metadata Institute menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Seminar Awal Survei Kepuasan Masyarakat yang berlangsung di Aula Bapperida, Senin (15/6/2026).

Kepala Bapperida Luwu Utara, Muharwan, menyampaikan Survei Kepuasan Masyarakat merupakan instrumen penting untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai kualitas pelayanan publik yang diberikan pemerintah daerah. Melalui FGD dan seminar awal ini, berbagai masukan dan saran dari peserta diharapkan dapat memperkuat proses penyusunan instrumen survei sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi pelayanan yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, hasil survei nantinya akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan kebijakan untuk meningkatkan kualitas layanan publik di berbagai sektor. Dengan demikian, pelayanan yang diberikan pemerintah dapat semakin efektif, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Luwu Utara, H. Aspar menegaskan pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu indikator penting keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, pemerintah perlu mengetahui secara langsung tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang selama ini diberikan.

“Masyarakat membutuhkan pelayanan yang transparan, responsif, dan efektif. Survei ini menjadi instrumen penting untuk melihat respons langsung dari masyarakat terhadap layanan yang mereka terima,” ujarnya.

Ia menjelaskan tantangan pelayanan publik di Kabupaten Luwu Utara semakin kompleks. Kondisi geografis wilayah yang luas, kerawanan bencana alam, hingga potensi tanah longsor menjadi faktor yang harus diantisipasi melalui sistem pelayanan yang adaptif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Melalui Survei Kepuasan Masyarakat ini, performa pelayanan publik akan diukur menggunakan indikator yang telah ditetapkan secara nasional. Hasil pengukuran tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan perbaikan layanan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap pelaksanaan survei ini dapat menghasilkan data yang akurat dan terpercaya, sehingga menjadi pijakan dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Tutup