Wujud Kearifan Lokal, Lutim Pilih Buah Dengen Jadi Maskot Expo K-UMKM Sulsel 2026

Peluncuran maskot Dengen berlangsung di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (06/10/2026.,

LINISULSEL.COM, LUTIM – Pemkab Luwu Timur memilih buah dengen sebagai maskot Pekan Expo Koperasi dan UMKM 2026 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Pekan expo digelar di Kabupaten Luwu Timur selama lima hari, dimulai 5 Oktober 2026.

Buah Dengen merupakan salah satu tanaman endemik Sulawesi.

Peluncuran maskot Dengen berlangsung di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (06/10/2026), dan dihadiri Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler.

Pemilihan Dengen sebagai maskot bukan tanpa alasan.

Buah yang dikenal dengan cita rasa asam dan segar tersebut merupakan salah satu kekayaan hayati khas Sulawesi dan dapat dijumpai di sejumlah wilayah, termasuk kawasan sekitar Danau Matano, Sorowako, Luwu Timur.

Karakter Dengen yang sederhana namun memiliki cita rasa khas menjadi simbol yang merepresentasikan kekayaan lokal Luwu Timur.

Kehadirannya sebagai maskot juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas melalui momentum Pekan Expo Koperasi dan UMKM 2026.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Luwu Timur tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga memperkenalkan identitas, potensi, serta berbagai produk unggulan daerah kepada peserta dan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Pekan Expo Koperasi dan UMKM 2026 diharapkan menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat untuk memperluas jejaring, memperkenalkan produk lokal, sekaligus mendorong pengembangan koperasi dan UMKM sebagai bagian penting dalam penguatan ekonomi daerah.

Dengan Dengen sebagai maskot, semangat Expo Koperasi dan UMKM 2026 membawa pesan bahwa potensi lokal dapat menjadi identitas sekaligus kekuatan ekonomi apabila terus dikembangkan dan diperkenalkan secara lebih luas.

Peluncuran maskot juga dihadiri Ketua dan Wakil Ketua serta segenap anggota DPRD Lutim, para kepala OPD terkait dari berbagai kabupaten se-Sulawesi Selatan.

Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu Timur, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat. (*)

Tutup