Bupati Lutim Akan Kirim 15 Guru Bahasa Inggris ke Luar Negeri
LINISULSEL.COM, LUTIM – Pemkab Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam terus menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Termasuk meningkatkan kompetensi para pengajar atau guru.
Saat ini, Pemkab Lutim membuka peluang bagi para guru bahasa Inggris di Luwu Timur untuk memperluas wawasan mereka hingga ke level internasional.
Rencananya, Bupati Lutim akan mengirim 15 guru Bahasa Inggris terpilih ke Australia atau Inggris (UK) untuk mengikuti pelatihan Training of Trainers (ToT) profesional.
Bupati Irwan menyampaikan kabar gembiara itu pada pengukuhan 30 guru yang lolos seleksi Cambridge English Placement Test dari 100 peserta untuk program Sekolah Berbasis Bahasa Inggris tingkat SD dan SMP.
Pengukuhan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Rabu (06/05/2026).
Acara pengukuhan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda, Direktur Briton English Education, Sirajuddin Tenri, serta sejumlah perwakilan kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kabupaten.
”Ini adalah program tindak lanjut dari MoU yang kita tandatangani bersama Briton di Jakarta. Dari 30 orang yang mengikuti pelatihan saat ini, nantinya akan disaring kembali menjadi 15 orang untuk kita berangkatkan ke Australia atau Inggris,” kata Bupati Irwan di hadapan para peserta yang dikukuhkan.
Menurut Bupati Irwan, langkah strategis ini bertujuan agar kualitas tenaga pendidik di Luwu Timur berada di atas rata-rata nasional.
Ia berharap para guru yang berangkat ke luar negeri nantinya dapat membawa pulang ilmu pedagogik modern dan menjadi mentor bagi guru-guru lainnya.
”Insya Allah, 15 orang terpilih ini akan pulang menjadi trainer profesional. Mereka akan melatih rekan-rekan guru Bahasa Inggris lainnya di Luwu Timur, sehingga dampak dari program ini dirasakan secara merata oleh seluruh sekolah,” kata Bupati Irwan.
Perwakilan Briton, Aldyansyah, menambahkan, program ini dirancang secara berkelanjutan.
Peserta tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga mengikuti Cambridge English Qualification yang mencakup peningkatan kompetensi profisiensi dan Teaching Knowledge (pengetahuan mengajar) berbasis standar internasional.
Sementara itu, Coordinator of Briton English Education, Mr. Simon Purser, memberikan apresiasi tinggi atas capaian para guru yang disebutnya sebagai “Superstar Teachers”.
Menurutnya, seleksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah awal mencetak generasi lokal yang berwawasan global.
”Selamat atas pencapaian Anda dalam proses seleksi ini. Sebagai guru terpilih, Anda akan membantu generasi mendatang menjadi warga dunia (global citizens). Semoga sukses untuk tahapan selanjutnya,” kata Mr. Simon. (*)

