Diserahkan Bupati Lutim, Giliran Warga Wotu Terima Kartu Lansia 2026

Bupati Lutim Irwan Bachri Syam menyerahkan Kartu Lansia 2026 di Kecamatan Wotu.

LINISULSEL.COM, LUTIM – Penyaluran program Kartu Lansia 2026 terus berlanjut.

Kartu Lansia merupakan salah satu program prioritas Pemkab Luwu Timur.

Pada Sabtu (27/6/2026), Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyerahkan bantuan Program Kartu Lansia di tahun 2026 kepada penerima manfaat di Kecamatan Wotu.

Sebelumnya, penyerahan bantuan serupa telah dilakukan di Kecamatan Kalaena dan Burau.

Penyaluran Kartu Lansia akan terus berlanjut ke seluruh kecamatan di Kabupaten Luwu Timur.

Bupati Irwan menjelaskan, setiap penerima manfaat Kartu Lansia 2026 akan memperoleh bantuan sebesar Rp6 juta untuk periode Januari hingga Juni 2026 yang disalurkan secara bertahap.

Untuk tahap pertama, lanjutnya, para lansia telah menerima Rp3 juta untuk periode Januari hingga Maret, sedangkan bantuan April hingga Juni dipastikan segera menyusul dalam waktu dekat.

“Ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk perhatian pemerintah agar para orang tua kita bisa hidup lebih layak, tenang, dan tetap menjalani hari-hari dengan nyaman,” ujar Bupati.

Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, program ini juga membuka harapan baru bagi para lansia untuk beribadah.

Bupati Irwan bahkan menyampaikan rencana skema khusus agar para penerima manfaat dapat berangkat umrah lebih awal, dengan pengaturan dari bantuan yang diterima setiap bulan.

Harapan itu sontak menyentuh hati para penerima.

Salah satunya Surfia (70), warga Kecamatan Wotu, yang tak mampu menyembunyikan rasa harunya.

Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan bahwa umrah adalah impian lamanya yang kini terasa semakin dekat.

“Terima kasih banyak, Pak Bupati. Semoga selalu sehat dan panjang umur. Saya sangat bahagia mendengar itu, semoga saya bisa ke Tanah Suci,” ucapnya lirih, menahan haru.

Selama ini, bantuan yang diterimanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan, berobat, dan sebagian disisihkan sebagai tabungan. Baginya, keberadaan program ini bukan hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan ketenangan di masa tua.

Program Kartu Lansia ini pun tidak hanya menjadi bantuan sosial, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam merawat harapan, bahwa di usia senja, para lansia tetap dihargai, diperhatikan, dan diberi kesempatan untuk mewujudkan impian mereka.

4.000 Penerima Manfaat

Pada tahun 2026, jumlah penerima manfaat meningkat signifikan menjadi 4.000 orang atau bertambah 1.346 orang dibanding tahun sebelumnya.

Dari total tersebut, sebanyak 2.654 lansia telah menerima pencairan bantuan untuk periode Januari hingga Maret.

Sementara 1.346 penerima baru masih dalam proses pembukaan rekening agar bantuan dapat segera disalurkan. (*)

Tutup