Bupati Irwan Serahkan SK ke BNNP Sulsel, BNNK Lutim Segera Terbentuk

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pembentukan ULT P4GN Lutim ketika menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program P4GN Provinsi Sulawesi Selatan

LINISULSEL.COM, LUTIM – Pembentukan Unit Layanan Terpadu (ULT) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Luwu Timur (Lutim) segera terwujud.

Pembentukan lembaga anti narkoba tingkat kabupaten itu ditandai penyerahan surat keputusan (SK).

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pembentukan ULT P4GN Lutim ketika menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program P4GN Provinsi Sulawesi Selatan.

Rakor itu berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Kamis (23/04/2026).

Hadir juga Walikota Parepare, Tasming Hamid, Pimpinan Instansi Vertikal, Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Kesbangpol se-Sulawesi Selatan, para pimpinan BUMN, sektor swasta, tokoh masyarakat dan peserta rapat koordinasi.

Bupati Irwan menyerahkan langsung SK itu kepada Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Drs. Agung Prabowo.

Penyerahan SK itu sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK).

Bupati Irwan menegaskan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan Program P4GN sebagai upaya melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

“Melalui pembentukan ULT P4GN, langkah-langkah pencegahan serta pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Rakor ini menghadirkan dua narasumber yakni Plt. Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Brigjen Pol Drs. Edi Swasono, dan Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulsel, Kombes Pol. Ardiansyah.

Melalui Rakor ini diharapkan terbentuknya regulasi P4GN, pembentukan satgas P4GN/Relawan, serta pelaksanaan deteksi dini (tes urine, secara mandiri dan pemberdayaan alternatif yakni mendorong masyarakat dan generasi muda agar lebih produktif dan mandiri.

Ancaman Serius

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, permasalahan narkotika merupakan ancaman serius yang berdampak luas.

Bukan hanya pada individu, tetapi juga terhadap stabilitas sosial, ekonomi, dan ketahanan daerah.

Jufri Rahman mengatakan, Program Bersinar (Bersih Narkoba) merupakan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, bebas dari narkoba.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, termasuk pemerintah, penegak hukum, dunia usaha, dan masyakat,” ujar Jufri Rahman. (*)

 

Tutup