Kabupaten Luwu Timur Lolos Verifikasi Lanjutan STBM Awards 2026
LINISULSEL.COM, LUTIM – Kabupaten Luwu Timur (Lutim) berhasil terpilih menjadi salah satu dari 19 kabupaten/kota di Indonesia yang lolos penilaian awal ajang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards 2026.
Kabupaten Lutim lolos ke tahap berikutnya pada STBM Awards 2026 kategori madya.
Sebagai tahapan penilaian berikutnya, Pemkab Lutim mengikuti sesi Verifikasi Lanjutan STBM Awards 2026.
Kegiatan ini digelar secara hybrid dari Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur dan via Zoom Meeting, Kamis (10/9/2026).
Dalam verifikasi tersebut, Pemkab Lutim tergabung di Tim D bersama Kota Probolinggo, Kota Yogyakarta, Kabupaten Gunungkidul, dan Kota Jakarta Pusat.
Mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan oleh tim verifikator pusat.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Perkimtan Lutim, Iwan Setiawan, para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Lutim, Alimuddin Bachtiar.
Hadir juga para Camat, Kepala Desa/Lurah, Kepala Puskesmas, serta para tenaga kesehatan se-Kabupaten Luwu Timur.
Aini Endis menegaskan bahwa STBM bukan sekadar ajang perlombaan mengejar penghargaan, melainkan bentuk komitmen daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
”STBM bertujuan membangun lingkungan yang bersih dan sehat serta mendorong perubahan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini bukan hanya kerja pemerintah semata, melainkan hasil gotong royong seluruh stakeholder mulai dari tenaga kesehatan, dunia usaha, hingga masyarakat desa,” ujar Endis.
Ia menambahkan, verifikasi ini menjadi momentum evaluasi bagi Pemkab Lutim untuk membenahi kekurangan sekaligus memperkuat praktik sanitasi baik yang telah berjalan di lapangan.
Dalam sesi diskusi, tim verifikator pusat, Fahri memberikan beberapa catatan evaluasi.
Salah satunya terkait pemenuhan data dan dokumen administrasi yang dinilai masih kurang lengkap, khususnya pada pilar pengelolaan sampah rumah tangga.
Menanggapi masukan tersebut, Pengelola Program STBM Kabupaten Luwu Timur, Fitriana Syarifuddin, menyatakan kesiapannya bersama tim untuk segera melengkapi seluruh dokumen pendukung yang dibutuhkan. (*)

