Indah Putri Harapkan Program READSI Berlanjut di Lutra

Indah Putri Indriani saat menerima kunjungan Internasional Fund For Agricultural Development (IFAD) bersama tim dari Kementerian Pertanian di rumah jabatan Bupati Luwu Utara, Rabu (1/11/2023).

LINISULSEL.COM, LUWU UTARA – Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani berharap program READSI bisa terus berlanjut, mengingat dampak dari program tersebut sangat positif bagi para kelompok tani.

Hal itu disampaikan Indah Putri Indriani saat menerima kunjungan Internasional Fund For Agricultural Development (IFAD) bersama tim dari Kementerian Pertanian di rumah jabatan Bupati Luwu Utara, Rabu (1/11/2023).

Indah Putri Indriani menyampaikan program readsi yang sudah berlangsung tahun ke lima di Luwu Utara, secara keseluruhan dampaknya cukup signifikan, terutama dalam penguatan kelompok tani yang diintervensi dan kedua peningkatan kapasitas dari anggota kelompok tani.

“Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah selain terjadi transfer pengetahuan teknologi tepat guna, juga perubahan karakter dari kelompok tani dalam pengertian mereka dapat lebih loyal kepada komoditi yang sejak awal mereka geluti dan serius untuk melakukan pengembangan,” jelas Indah Putri.

“Karena kelembagaannya sudah dikuatkan, kapasitasnya sudah ditingkatkan, belum lagi dukungan sarana dan prasarana serta pembiayaan melalui program readsi ini,” sambung istri anggota DPR RI Muhammad Fauzi itu.

Indah Putri berharap, keberlanjutan dari program ini dapat terus berjalan, karena program READSI ini akan berakhir kurang lebih satu tahun lagi, tentu yang harus difikirkan adalah strategi exit nya, untuk memastikan apa yang sudah baik ini terus meningkat di masa masa yang akan datang.

Selain itu program yang sudah dikuatkan (kelembagaan dan kapasitas anggota kelompok tani.red) ini kemudian tidak hilang.

“Bahkan harapan kami pemerintah daerah program ini dapat direplikasi ke kelompok lain yang belum di intervensi melalui program READSI, dengan skema kebijakan, pembiayaan alternatif yang diharapkan dapat disusun bersama dengan melibatkan seluruh sumberdaya dan komponen pengambil kebijakan,” pungkasnya.

“Dari kunjungan ini, secara khusus kami juga berharap ada catatan rekomendasi yang dapat dilanjuti oleh pemerintah daerah dan kami berkomitmen melalui APBD, pemerintah desa pengalokasian melalui dana desa melalui program ketahanan pangan, itu dapat kita gunakan untuk memastikan kelanjutan dari program ini,” tutup Indah Putri.

Dalam kunjungan itu hadir Hani Saleem (country director IFAD), Yumi sakata (Program manager IFAD), Andi Amal Hayat Makmur (Manager Program Readsi), Heri Novriandi (Bappenas). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup