Banyak Baliho FKJ Dirusak, Jubir: Ada yang Takut Kami Bertarung di Pilkada Palopo

Kolase Linisulsel.com : Sejumlah baliho milik FKJ yang tersebar di beberapa titik dirusak secara massif oleh pelaku tak dikenal pada Rabu (5/6/2024) malam.

LINISULSEL.COM, PALOPO – Di saat kandidat lain tengah berburu kendaraan untuk maju di Pilkada Palopo, Farid Kasim Judas (FKJ) telah mengantongi rekomendasi dari tiga partai yakni NasDem, PAN dan Hanura.

Rupanya, ada yang tidak puas dengan kondisi tersebut. Faktanya, tidak lama setelah menerima rekomendasi, sejumlah baliho milik FKJ yang tersebar di beberapa titik dirusak secara massif oleh pelaku tak dikenal pada Rabu (5/6/2024) malam.

Baliho yang dirusak antara lain di sekitar Islamic Centre, Jl Akhmad Razak, Pajalesang, Lampu Merah Jl Pongsimpin, Jl Tandipau, lampu merah Jl Ratulangi, perempatan Jl Patang-Ratulangi dan beberapa lainnya.

Menanggapi aksi tersebut, Juru Bicara FKJ, Astamanga Asiz, meminta kepada seluruh tim, simpatisan dan pendukung kandidat lainnya untuk berpolitik secara sehat.

“Baliho kami banyak yang dirusak secara massif dalam semalam. Kami menduga ada oknum-oknum yang takut atau tidak menginginkan FKJ untuk ikut bertarung di Pilkada Palopo makanya baliho yang menjadi sasaran,” katanya, Kamis 6 Juni 2024.

Mantan anggota KPU Luwu ini mengajak kepada calon lainnya untuk mengingatkan kepada pendukungnya untuk tidak berbuat hal-hal yang melampaui batas.

“Politik ini riang gembira. Bukan untuk saling merusak. Sesuai slogan FKJ yang ingin melanjutkan kebaikan, kami selalu menjaga diri agar tetap santun dalam berpolitik. Tidak pernah terlintas dalam pikiran kami untuk merusak APK milik kandidat lainnya,” katanya.

Ia juga meminta kepada pihak berwajib untuk turun tangan melakukan penyelidikan atas tindakan oknum-oknum tersebut.

“Ini penting agar kondisi keamanan Palopo tetap terjaga jelang Pilkada,” katanya.

Diketahui, dari sejumlah calon yang disebut-sebut akan bertarung di Pilkada Palopo, baru FKJ yang memenuhi syarat berupa rekomendasi dari tiga partai.

Koalisi Nasdem, PAN dan Hanura membawa sembilan kursi di DPRD Palopo, lebih dari cukup untuk mendaftar sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palopo yang hanya mensyaratkan lima kursi. (*)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here