DPK Lutim Gelar Pengenalan Keprotokoleran dan MC, Libatkan Duta Literasi Pelajar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Lutim menyelenggarakan Kegiatan Pengenalan Keprotokoleran dan Master of Ceremony (MC) bagi Duta Literasi Pelajar Tahun 2023 di Ruang Seminar Gedung Perpustakaan Kabupaten Lutim, Sabtu (25/11/2023).

LINISULSEL.COM, LUWU TIMUR – Dalam rangka meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat Luwu Timur (Lutim) maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Lutim menyelenggarakan Kegiatan Pengenalan Keprotokoleran dan Master of Ceremony (MC) bagi Duta Literasi Pelajar Tahun 2023 yang diselenggarakan di Ruang Seminar Gedung Perpustakaan Kabupaten Lutim, Sabtu (25/11/2023).

DPK secara khusus mengundang Kepala bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Luwu Timur, Rupidin menjadi narasumber pada kegiatan ini bersama dua staff Prokopim yakni Apriani Paskawati dan Virayanti yang juga turut memberikan pemaparan dasar teknis dalam menjalankan tugas sebagai protokoler dan MC.

Mewakili Kepala DKP Luwu Timur, Jeniet selaku Pustakawan Madya dan juga pelaksana kegiatan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kabag Prokopim bersama staff dalam rangka memberikan dasar ilmu keprotokoleran dan MC kepada para peserta Duta Literasi Pelajar Kabupaten Luwu Timur Tahun 2023 sebagai bagian dari pengenalan Public Speaking.

Rupidin menjelaskan, bahwasanya tugas MC dan protokoler sangat penting dalam menyiapkan sekaligus membawakan acara secara profesional guna menjaga nama baik pelaksana kegiatan.

”MC yang baik perlu mengetahui dasar keprotokoleran agar memahami situasi dan kondisi acara terutama yang berkaitan dengan Tata Tempat, Tata Upacara dan Tata Penghormatan sesuai dengan jabatan dan kedudukannya dalam negara, pemerintahan ataupun masyarakat. Hal tersebut juga mempunyai aturan khusus dan harus dilakukan sesuai norma dan ketentuan yang ada ” terang Rupidin.

”Banyak yang menganggap bahwa menjadi seorang MC adalah tugas yang mudah namun kenyataannya tidak seperti itu. Seorang MC memiliki peran penting dalam kelangsungan suatu acara. Olehnya itu harus mempunyai kemampuan public speaking yang baik, mampu berimprovisasi dan disiplin waktu selama kegiatan berlangsung,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pengenalan MC dan Keprotokoleran tersebut melatih kemampuan para peserta untuk lebih percaya diri serta memahami ilmu dasar-dasar keprotokoleran yang dapat diaplikasikan pada berbagai kegiatan serupa disekolah ataupun di lingkungan masyarakat.

Pada sesi selanjutnya, para peserta kemudian diperkenalkan tentang bagaimana cara membuat dan menyampaikan susunan acara oleh dua staff Prokopim, Ibu Apriani dan Ibu Virayanti. Selain itu juga diberikan pemahaman tentang bagaimana cara berkomunikasi dengan audiens dan lebih percaya diri saat menjadi pusat perhatian audiens.

Di akhir acara, setiap peserta diminta untuk menyampaikan susunan acara layaknya seorang MC dan sharing pengalaman bersama pemateri tentang bagaimana mengatur isi susunan acara yang baik dan benar. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 + 6 =