DWP Kota Palopo Peringati HUT ke-24, Gelar Seminar Sehari

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palopo memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 dengan menggelar kegiatan Seminar Sehari yang di laksanakan di ruang Ratona Kantor Walikota Palopo. Rabu 6 Desember 2023.

LINISULSEL.COM, PALOPO – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palopo memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 dengan menggelar kegiatan Seminar Sehari yang di laksanakan di ruang Ratona Kantor Walikota Palopo. Rabu 6 Desember 2023.

Kegiatan tersebut mengangkat tema Memilih Sekolah Di Era Disrupsi dan Etika Pergaulan Dalam Organisasi” dan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Palopo Drs. Ruslan., M.Si, Ketua DWP Kota Palopo, Isnada Hikmah dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palopo, Hasnawati Asrul, SE.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Palopo Drs. Ruslan., M.Si pada sambutannya mengatakan pemilihan pendidikan era disrupsi merupakan suatu masa ketika perubahan masif terjadi akibat perkembangan teknologi digital.

“Hal tersebut memicu adanya berbagai inovasi besar-besaran dalam dunia pendidikan secara universal. Disrupsi di dunia pendidikan dapat menjadi pisau bermata dua,” kata Ruslan

Untuk itu, Lanjut Ruslan, peran ibu sebagai anggota dalam organisasi PKK dan DWP, sangat mendukung tugas suami sebagai ASN.

“Membantu manajemen waktu pendidikan anak-anaknya, dapat melakukan langkah langkah efektif menghadapi era disrupsi,” jelasnya.

Sementara itu, Isnada Hikmah mengungkapkan Eksistensi DWP, sebagai pendamping suami sebagai ASN, perlu motivasi anggota DWP untuk dapat mengembangkan kreativitas dirinya, dan memperhatikan pendidikan putra putrinya.

Senada, Hasnawati Asrul mengatakan ada beberapa karakteristik sebagai anggota PKK di Kota Palopo ini. Karna rata-rata sudah lama dalam organisasi, sehingga sudah banyak pengalaman, diantaranya Visi yang jernih dan kegigihan mencapai target, bersikap kritis dan analitis, membangun hubungan yang kuat, membangun kepercayaan

“Jika dia merupakan anggota TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan. Maka dengan bersama bersinergi untuk melaksanakan tugas dan program PKK,” jelasnya.

Lanjut, Hasnawati Asrul mengungkapkan bahwa PKK merupakan pergerakan pemberdayaan perempuan, dimana peran seorang ibu menjadi tokoh sentral dengan peran sentral berperan dalam keluarga.

“Bagaimanapun, peran sebagai istri ASN menjadi penggerak dalam membantu mendukung tugas suami,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup