Indah Putri Buka Turnamen Takraw Bupati Lutra Cup 2023

- Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, membuka langsung Turnamen Sepak Takraw Bupati Luwu Utara CUP 2023 yang digelar di Lapangan Desa Uraso, Kecamatan Mappedeceng, Kamis (21/12/2023).

LINISULSEL.COM, LUWU UTARA – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, membuka langsung Turnamen Sepak Takraw Bupati Luwu Utara CUP 2023 yang digelar di Lapangan Desa Uraso, Kecamatan Mappedeceng, Kamis (21/12/2023).

“Turnamen ini adalah turnamen sepak takraw kesekian yang saya buka. Cabang olahraga ini mendapat atensi khusus karena sepak takraw adalah salah satu cabang olahraga prestasi di Kabupaten Luwu Utara,” tuturnya.

Sebanyak 16 tim dari 9 Kecamatan siap berlaga dalam turnamen yang akan berlangsung hingga 28 Desember mendatang ini.

“Awalnya hanya 12 tim, kemudian bertambah menjadi 16 tim. Hal ini menunjukkan animo masyarakat yang besar dalam mengembangkan olahraga sepak takraw,” sebut bupati dua periode itu.

Indah pun berpesan agar masyarakat terutama para atlet tidak hanya berhenti di animo dan turnamen tetapi juga dapat berakhir dengan perolehan prestasi pada tingkat yang lebih tinggi.

“Jangan hanya sekadar melakukan turnamen, lalu selesai. Tetapi ada bibit-bibit atlet berpotensi yang harus kita bina dan kembangkan. Saya rasa itu target yang ingin kita capai. Karena ada tujuan yang jauh lebih besar yang ingin kita raih di masa yang akan datang,” papar Indah.

Oleh karena itu, Isteri Anggota DPR-RI, Muhammad Fauzi ini menekankan bahwa hal utama dalam mengembangkan potensi atlet adalah pembinaan yang tepat.

“Naik turunnya pencapaian itu hal yang biasa, yang harus luar biasa adalah pembinaan yang kita lakukan. Kita punya atlet yang telah sampai pada tingkat PON. Nah kita berharap atlet-atlet tersebut yang kemudian juga ikut melakukan pendampingan di dalam pembinaan para atlet lainnya,” harap Indah.

Didampingi Kepala Disporapar, Abdul Hamid dan Ketua KONI, Hamrullah Dhuha Saymar, Indah membeberkan bahwa dirinya baru saja menandatangani persetujuan hibah kepada KONI tahap ketiga, dengan nilai total lebih dari Rp. 400 juta.

“Disaat yang lain anggarannya berkurang, KONI konsisten bahkan bertambah anggarannya. Ini menunjukkan, pemerintah melalui dana hibah, secara konsisten memberikan dukungan pembinaan terhadap seluruh cabor. Jadi tidak ada alasan pembiayaan mengakibatkan prestasi tidak maksimal,” tegas Indah.

“Pemerintah tidak pernah ragu memberikan dana hibah yang besar kepada KONI. Karena saya yakini bahwa Ketua, para pengurus KONI dan cabor-cabor di dalamnya berkomitmen untuk mengangkat nama baik Kabupaten Luwu Utara termasuk sepak takraw,” tutur bupati yang karib disapa IDP ini. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

44 + = 49