Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Palopo Kolaborasi CV Eryck Production Gelar Lomba Mewarnai

Kolase foto Linisulsel.com: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo, Emil Nugraha Salam (kiri) dan ketua panitia, Eri Seriawan (kanan)

LINISULSEL.COM, PALOPO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palopo Kolaborasi CV Eryck Production peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan menggelar lomba mewarnai dan donor darah.

Mengangkat tema “Cintai Lingkunganmu Cintai Hidupmu”,
lomba mewarnai ini di ikuti oleh 96 peserta dari tingkat TK dan SD yang digelar di Tribun Pancasila Kota Palopo, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara Kota Palopo, Sulsel, Minggu (9/6/2024).

Lomba mewarnai dan donor darah tersebut di hadiri Pj Walikota Palopo Asrul Sani yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Nuryadin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo, Emil Nugraha Salam dan ketua panitia, Eri Seriawan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo, Emil Nugraha Salam mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dilaksanakan setiap tanggal 5 Juni setiap tahunnya.

“Tercatat ada tiga agenda yang akan dilaksanakan pada peringatan ini, yakin lomba mewarna dengan jumlah peserta sebanyak 96 orang terdiri dari tingkat TK dan tingkat SD,” kata Emil Anugrah.

Lanjut Emil Anugrah, pelaksanaan donor darah serta pelaksanaan pemilihan duta lingkungan yang akan dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2024.

“Inti dari pelaksanaan kegiatan ini yakin, ingin mengedukasi terkait pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini,” jelas Emil Anugrah.

Ketua panitia, Eri Seriawan manambahkan bagaimana pemerintah Kota Palopo berupaya memberikan fasilitas, agar adik-adik kami yang suka dan cinta mewarnai, itu biasa diberi fasilitas mewarnai atau kegiatan lomba.

“Semoga Pemerintah Kota Palopo bisa memberikan fasilitas dan kegiatan-kegiatan yang lebih besar lagi,” harap Eri Seriawan

Sementara itu, Nuryadin dalam sambutannya mengatakan, pengenalan dan penguatan sikap peduli terhadap lingkungan hidup hendaknya dilakukan secara continue dan konkret.

“Salah satu diantaranya adalah menginisiasi pembentukan komunitas peduli lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar, yang dapat dijadikan sebagai wadah komunikasi dan interaksi bagi para pelajar dan generasi muda,” kata Nuryadin.

Lanjut Nuryadin, keluarga adalah ranah pertama bagi anak-anak untuk mendapatkan edukasi tentang kepedulian terhadap lingkungan hidup. Karena itu, keteladanan kita sebagai orang tua sangat diharapkan dengan mengajarkan dan mencontohkan pada mereka, tentang praktik dan budaya peduli lingkungan.

“Bangun dan dorong terus kesadaran mereka, khususnya dalam menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan hidup, setidaknya di area pekarangan rumah,” tandasnya. (*)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here