Terbalut Rasa Sedih dan Haru, Bupati Luwu : Saya Beserta Keluarga Mohon Maaf Sedalam-dalamnya

Rasa haru tak terbendung saat kerumunan masyarakat berjabat tangan dan memeluk Basmin Mattayang.

LINISULSEL.COM, LUWU – Suasana yang gegap gempita beralih menjadi haru dan sedih pada malam puncak Festival Budaya Pesta Rakyat saat Dr. Drs. H. Basmin Mattayang, M.Pd berpamitan untuk menutup masa jabatan sebagai Bupati Luwu periode 2019-2024.

“Pada malam ini, hati saya terbalut rasa sedih dan haru bukan karena saya meninggalkan jabatan atau bukan karena saya tinggalkan jabatan tetapi karena rasa kebersamaan selama ini dengan seluruh unsur pemerintah daerah dan seluruh keluarga saya yang ada di Kabupaten Luwu yang luar biasa keharmonisannya,” kata Basmin Mattayang di lapangan Andi Djemma Belopa, Selasa (12/12/2023)

Bupati Luwu dua periode ini menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dan kebersamaan yang terbangun antara Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu hingga seluruh lapisan masyarakat yang turut mengawal pemerintahannya.

“Kebersamaan kita dengan menjunjung tinggi budaya sipaka tau, siwatang menre tessiwatang nonno, sisappareng deceng tessisappareng ja’. Alhamdulillah pesan leluhur kita ini dapat kita implementasikan selama saya menjadi Bupati di Luwu ini yang hampir 5 tahun,” ungkap Bupati Luwu.

“Saya beserta dengan keluarga menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya dari lubuk hati yang paling dalam. Andaikan selama kurang lebih 5 tahun kita bergandengan tangan, menatap matahari terbit di pagi hari dan memandang matahari terbenam di sore hari, saya pikir tidak ada kata buat saya juga keluarga kecuali menyampaikan permohonan maaf,” imbuhnya.

Usai menyampaikan sambutan, Bupati menyalami tamu undangan dan masyarakat yang hadir menyaksikan gelaran tersebut. Rasa haru tak terbendung saat kerumunan masyarakat berjabat tangan dan memeluk Basmin Mattayang seraya berjalan meninggalkan tempat acara.

Malam puncak Festival Budaya dirangkaikan dengan dilaunching nya Buku “Nol Jadi Gol” dan dimeriahkan oleh persembahan local talent tarian tradisional LAC Tari, LAC Band dan Iqbal Lagaligo. Selain itu juga dua artis ibukota Dina Rubby dan Beniqno turut menghibur masyarakat yang hadir. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 2 = 4