Tim Dinkes Lutim Lakukan Verifikasi Lapangan di Klinik Mata Malili

Tim Verifikasi lapangan (Verlap) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) melakukan kunjungan di Klinik Mata Malili (KMM)

LINISULSEL.COM, LUWU TIMUR – Tim Verifikasi lapangan (Verlap) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) melakukan kunjungan di Klinik Mata Malili (KMM) terkait hasil assesment permohonan dalam rangka izin operasional KMM yanag beralamat di Jalan Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Malili. Rabu (15/11/2023).

Perwakilan Tim verifikasi Lapangan, Ema Arisandi beserta rombongan diterima langsung oleh Penanggung jawab Klinik KMM, dr. M. Affan, Sp.,M didampingi Direktur KMM, H. Hamris Darwis dan sejumlah Staf Klinik Mata Malili.

“Mewakili dari Tim verlap ini, dari hasil verifikasi lapangan untuk Klinik Mata Malili ini terdapat poin-poin yang sudah dikatakan layak untuk beroperasi cuma masih ada yang perlu ditambahkan lagi agar dapat memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan Kemenkes Nomor 14 Tahun 2021 tentang standar kegiatan usaha dan produk pada penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko sektor kesehatan,” ungkap Ema

Sementara itu, Penanggung jawab Klinik KMM, dr. M. Affan, Sp.,M., mengatakan akan memenuhi kekurangan persyaratan yang diminta oleh pihak tim Verlap, sehingga operasional klinik ini secepatnya berjalan dan tidak ada kendala.

“Saya selaku penanggung jawab Klinik berterima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh tim verlap dari Dinkes Lutim, untuk itu kami akan memenuhi kekurangan yang diminta oleh Tim verlap agar izin operasional Klinik dapat diterbitkan sehingga dapat secepatnya memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan mempermudah akses pengobatan kepada masyarakat khususnya untuk masyarakat Luwu Timur karena visi misi Klinik Mata Malili hadir untuk berpartisipasi dalam pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan paripurna dan turut aktif dalam melaksanakan fungsi sosial sehingga tercapainya tujuan pembangunan kesehatan yang baik untuk masyarakat Luwu Timur,” Kata dr. Affan

Untuk tenaga kesehatan di KMM, dr. Affan jumlah tenaga yang ada sebanyak 14 orang yang terdiri dari tenaga medis 5 orang, tenaga kesehatan 5 orang dan tenaga non kesehatan 4 orang, dan juga ada beberapa fasilitas serta pengembangan layanan yang ditambahkan di Klinik Mata Malili.

“Jadi Klinik Mata Malili ini akan menerapkan layanan spesialistik yang terjangkau untuk masyarakat Luwu Timur dan mengedepankan konsep layanan komperhensif mulai dari deteksi dini penyakit, pencegahan penyakit, pengobatan hingga terapi pemulihan pasca sakit. Fasilitas yang ada di KMM ini antara lain ; Klinik Mata, Klinik THT, Klinik Gizi dan Klinik Doter Umum. Sedangkan untuk pengembangan layanan, KMM dengan fasilitas layanan yang lengkap dan peralatan yang canggih serta tersedianya ruang operasi mata sehingga masyarakat tidak usah jauh-jauh lagi keluar kota untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mata,” Jelas dr. Affan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here